Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Kami Diingat Hanya Di Hari Ini

Gambar
Keresahan teman - teman difabel bisa didengar dan gaungan untuk menyetarakan hak antara difabel dan non difabel hanya bisa terjadi di setiap tanggal 3 Desember. Hal itu sangat mungkin terjadi mengingat tanggal 3 Desember adalah tanggal ditetapkannya hari disabilitas internasional. Banyak acara yang mengusung tema disabilitas, inklusi, kesetaraan di tanggal itu, Banyak pula berita tentang cerita inspirasi yang muncul di berbagai media di tanggal itu pula. Tapi sebenarnya apa makna dari hari disabilitas itu sendiri? Menurut saya, hari disabilitas sendiri hanyalah perayaan kecil dari teman-teman difabel bahwa mereka masih memiliki orang-orang yang ingin maju bersama dan juga sebagai pengingat bahwa masyarakat kita ternyata tidak sepenuhnya bisa peduli terhadap mereka. Masih banyak tatapan berbeda dan aneh setiap kali kita melihat ada manusia yang sedikit berbeda dengan manusia lain pada umumnya. Masih banyak pula stigma "difabel perlu dikasihani" beredar di seki...

Cinta, Ternyata Ada dan Nyata

Gambar
Aku kenal betul sepasang kekasih ini, sudah lebih dari 8 tahun menikah dan hidup bahagia. Selama itu pula belum dikaruniai buah hati satu pun dan mereka telah anggap aku seperti anak mereka sendiri. Mereka memiliki fisik yang kurang sempurna, satu di kaki dan satu di punggung. Sehari-hari kaki palsu melekat pada si istri dan jika kaki itu sedang rusak, sang suami dengan senang hati mengantarkan untuk membetulkan walau jarak yang ditempuh lumayan jauh. Terkadang jika sang suami sedang sibuk, giliranku mengantarkannya dan menemani hingga selesai. Dan setiap hari Selasa dan Kamis, si istri dengan senang hati mengantarkan sang suami untuk hemodialisis (hd) atau lebih sering disebut dengan cuci darah karena gagal ginjal yang diderita. Kurang lebih enam jam prosesnya dan entah sampai kapan berhentinya. Terkadang jika si istri sedang sibuk, giliranku untuk menuntun dan membantu sang suami saat selesai. Proses hemodialisis itu tidak hanya di rumah sakit, terkadang setelah proses itu ...

Buku Kosong yang Perlu Diisi

Gambar
Aku adalah sebuah buku tanpa garis berwarna kuning yang kamu tulis dengan tangan serta hatimu. Menggunakan pena seadanya, mulailah kamu bercerita tentang kehidupanmu yang luar biasa. Semua cerita berawal dari suatu lokasi dan suasana yang berbeda – beda: kelas, halaman, rumah makan, bis, telfon, sedih, senang, masa lalu, rencana. Hampir utuh seperti membangun sebuah candi berjumlah 1000 dalam waktu semalam. Kamu terus menulis dengan asyik dan aku menikmatinya karena memang fungsiku seperti itu. Walaupun, aku merasa bingung di awal halaman karena kamu menulis tanpa judul apapun. Lembar demi lembar akhirnya terisi, tidak hanya tulisan tapi ada juga gambaran. Gunung dan latar kota menjadi pilihanmu, aku suka dengan hal baru. Yang akhirnya aku bisa melihat sedikit gambaran gunung yang mengagumkan, terjal, rimbun dan hangat serta gambaran kota yang sibuk, sesak dan terkadang jahat. Andai aku bisa berbuat sesuatu, sudah aku coba untuk berkenalan ke salah satu gunung ...

Selesaikan Hatimu Dulu

Gambar
Aku takut, semua yang kamu lakukan, yang aku lakukan akan menghancurkan satu sama lain Aku takut, merenggang seperti rel kereta terkena panas Aku takut, ada hati yang tidak ikhlas, menerima luka yang tidak pantas Aku tahu niat baikmu, aku pun sadar dimana posisiku Kamu pun sudah menegaskan dengan jelas, dengan lantang Aku mencoba paham, tapi kamu tak mau diam Aku disini bingung, tapi kamu tak ada rasa canggung Coba selesaikan hatimu dulu Masih ada seseorang yang menanti perhatian dan kedatanganmu Masih ada seseorang yang kamu ukir jelas dan aku tahu Coba selesaikan hatimu dulu Jangan taruh banyak rasa kagummu kepadaku Simpan saja dulu untuk hari ulang tahunku Masih lama.. Tapi kamu tak perlu menunggu, karena waktu berhargamu itu bisa kamu pakai untuk menyelesaikan hatimu Jangan sampai kamu kecewakan salah satu

Sosok Malam Hari

Gambar
Di bukit Sosok aku melihat ketenangan, melihat Jogjakarta dari atas awan, memandangi lampu kelap-kelip gedung dan pesawat. Indah. Meliuk jalanannya serta berbatu, aku dan teman - teman tetap melaju. Gelap dan rimbun pohon - pohon menemani langkah kami, doa dan istigfar mengiringi suara mesin motor kami. Maklum, belum pernah melihat ciptaan Tuhan selain manusia, hewan, tumbuhan, dan jagad raya. Udara dingin pun senantiasa mengikuti, tidak malu tidak ragu. Walaupun begitu, anak - anak kecil tetap pergi kesana - kemari berlarian tanpa henti. Mereka tidak takut jatuh walaupun banyak anak tangga yang lebar. Dikejarnya kelinci bermata merah saat terkena lampu cahaya. Berwarna putih sedikit kotor karena mereka suka bermain di tanah. Kandangnya luas dan jauh dari rasa lapar. Dia tidak minum kopi seperti kami, kami tidak makan wortel seperti mereka. Kami tetap doyan sayur tapi tidak untuk saat itu, di bukit Sosok yang usil. Teman kami hampir mengumpat di tempat yang dingin itu...

PRIORITAS

Kita semua tau, kita harus keluar dari zona nyaman, maka dari itu kita harus keluar. Ya.. sedikit lebih jauh lah  dari rumah, atau mungkin jauh banget juga nggak apa. Tahun ini, mungkin jadi tahun dimulainya hidup yang sebenarnya terutama untuk anak-anak angkatan tahun lahir 1999 dan 2000. Banyak keluhan, kerinduan, perjuangan, penolakan, jalanan panjang, jarak dan teman-temannya yang gue nggak bisa sebutkan. Tapi nggak semua juga, gue dan beberapa orang yang udah mencoba nyebur ke kehidupan yang jauh dari orang tua udah tau rasanya. Jadi mungkin nggak begitu berat untuk pindah ke tempat lain yang sama jauhnya dengan orang tua. Dan di bulan Ramadhan ini, temen gue banyak yang cerita tentang kangennya puasa pertama di rumah, ribetnya sahur sendiri, malesnya cari makan buat buka puasa gara-gara jalanan rame dan berbagai macam keluhan lainnya. Satu-satunya cara yang bisa gue lakukan ya cuma nemenin mereka di saat kita satu daerah, karena sebuah nasehat nggak akan mempan. Dan di ...

Selamanya Hari Pendidikan

Gambar
Saya ucapkan sekali lagi, selamat Hari Pendidikan Nasional bagi bangsa ini dan semoga pendidikan disini digubris nggak hanya di tanggal 2 Mei. Di tanggal ini, cita-cita saya semakin kuat buat ngerangkul saudara-saudara kita sesama manusia yang masih menutup mata buat belajar. Jujur, saya sangat amat sedih kalo mindset orang tua kita masih nuntut anak-anaknya buat belajar di sekolah dan seteleh lulus harus bekerja dengan gaji yang besar (setidaknya nggak nyusahin keluarga nantinya). Apa iya esensi dari belajar itu bekerja? Dengan persepsi seperti itu banyak anak yang tertekan, lebih milih langsung kerja (walaupun serabutan atau jadi transmigran atau jadi ART) daripada harus lanjut sekolah sampe S1-2-3. Padahal menurut saya, esensi dari belajar atau sekolah adalah pembentukan mindset yang baru, yang bisa membedakan setiap manusia. Ibaratnya, kalo kamu disuruh bangun rumah dengan tipe A, kamu nggak langsung ke toko bangunan, cari tukang, ngaduk semen dan bikin pondasi. Kamu bisa ...

Sembilan Belas

Hari baru dengan tingkat kedewasaan berbeda Semua orang pasti merasa, walau banyak yang menolak dan menerima Ayo buka matamu dan terima perbedaan yang ada Mereka ada untuk dihargai bukan untuk dikomentari atau dicerca Sungguh, aku tak begitu butuh ucapan Yang aku ingin hanya doa dari kamu yang ikhlas dengan senyuman Tapi aku juga menyadari Bahwa tidak hanya doa yang aku cari Tetapi gerakan nyata yang dari hati Untuk membantu saudara kita di negeri ini Tunjukan bahwa kita terpelajar yang digadang - gadang Yang tidak hanya ulurkan barang namun ilmu yang membuat mereka berkembang Karena mereka tak minta disuapi, namun ajari agar bisa makan sendiri Ya Tuhan, terimakasih Atas kesadaran yang ku dapati Bantulah aku dan terangkan jalanku Tidak apa Kau jauhkan rutenya, asal aku tetap bisa bertemu dengan niatku di titik itu

MIRIS

Sehari sebelum malam tahun baru, tepatnya tanggal 30 Desember 2017, di seberang kampung gue lagi ada syukuran gedung baru punya kecamatan setempat. Beritanya udah nyebar kemana-mana seantero kampung, sampe H-1 acara, bapak-bapak pada saling nanya "Besok dateng nggak ke kecamatan?" Malem itu gue dateng, nggak antusias banget tapi sedikit nostalgia. Ya, syukuran kantor kecamatan itu berupa pertunjukan wayang atau lebih dikenal dengan wayangan . Dulu waktu gue kecil, sering banget ada wayangan di sekitaran rumah gue, entah itu acara HUT RI, hari-hari besar Jawa dan lain-lain. Gue sering dateng sama temen-temen, ya.. walaupun untuk kita-kita yang masih kecil nggak tau itu cerita apa dan si dalang ngomong apa (soalnya pake Bahasa Jawa alus). But we enjoyed the vibe ! Maksutnya, gue dan temen-temen masih bisa ngerasain dingin-dingin pake jaket dan celana panjang, keluar rumah, bareng-bareng sama temen sekampung sampe begadang hanya untuk ngeliat wayang yang kita bahkan nggak ta...